INFORMASI SEKILAS TENTANG FTA ATAU PERDAGANGAN BEBAS

PERJANJIAN PERDAGANGAN BEBAS

Perjanjian perdagangan bebas atau Cuma-cuma Trade Agreement (FTA) terdiri dari tiga hal utama yaitu daftar bandar judi slot perdagangan barang, perdagangan jasa, dan investasi. Perdagangan barang bertujuan untuk meniadakan biaya dan menanganai hambatan non biaya, meski dalam perdagangan jasa, FTA berusaha untuk menjaga akses pasar dan memastikan situasi yang kondusif bagi penyedia produk jasa untuk berkembang. Dalam hal investasi, FTA bertujuan untuk melindungi dan mendukung investasi di Indonesia.

PERDAGANGAN BARANG

Dalam Bab Trade-in-Goods pada FTA, barang berarti barang yang diperdagangkan, produk, artikel, atau materi apa malahan yang bisa memasuki negara pengimpor dalam situasi non-diskriminatif. Ini lazimnya diatur oleh langkah-langkah seperti biaya, biaya kuota, dan pengendalian kuantitatif. FTA mencakup biaya preferensi (bea masuk) tak termasuk pajak internal barang lainnya. Tipe peniadaan atau pengurangan biaya preferensial bisa langsung atau berjenjang. Syarat untuk mendapatkan biaya preferensi sungguh-sungguh bertumpu pada pemenuhan kriteria Ketetapan Asal Barang yang diatur dalam perjanjian perdagangan bebas. Janji biaya untuk barang diatur dalam jadwal konsesi masing-masing anggota atas barang. Jadwal tersebut yaitu janji untuk tak mengaplikasikan biaya di atas biaya yang tercantum dalam perjanjian.

Jikalau anda mau mengetahui biaya preferensi dari FTA yang telah dimiliki Indonesia dengan negara mitra, anda bisa mengetahuinya melalui tautan pencarian biaya. Tapi, agar anda bisa memperoleh biaya ini, produk anda mesti memenuhi ketetapan asal barang. Untuk mengetahui persyaratannya anda bisa mengetahuinya melalui tautan pencarian SKA.

BARANG MENJADI LEBIH MURAH

FTA mengurangi komponen biaya ekspor yaitu pungutan impor di negara tujuan ekspor yang yaitu negara mitra FTA. Tidak ini membikin produk ekspor anda menjadi lebih kompetitif dibandingkan dengan produk ekspor dari negara lain yang belum memiliki FTA dengan negara tujuan ekspor anda.

PERDAGANGAN JASA

Janji seperti perdagangan barang di mana manfaat bisa dihitung melalui penghematan biaya, perdagangan jasa berfokus pada iklim perdagangan. FTA berusaha melindungi akses pasar dan memastikan situasi yang kondusif bagi penyedia produk jasa untuk berkembang. FTA mendukung perdagangan jasa melalui dua hal utama yaitu:

Perlakuan Khusus

Pelaku Usaha Indonesia mendapatkan perlakuan janji perdagangan jasa yang khusus dari mitra FTA Indonesia

Kepastian Iklim Usaha Sektor Jasa

Janji perdagangan jasa di FTA mengunci tingkat akses pasar minimum tertentu untuk pemasok produk jasa. FTA berfungsi sebagai “penjamin kebijakan” untuk mencegah mitra dagang merubah undang-undang mereka menjadi lebih ketat, malahan dikala rezim pemerintah berubah.

Negara mitra FTA berkewajiban untuk menghapus / mengurangi pengendalian akses pasar pada:

  • Jumlah perusahaan penyedia produk jasa, teladan: kuota dilegalkan pada jumlah perusahaan penyedia produk jasa yang akan didirikan di suatu negara
  • Cuma transaksi layanan atau aset, teladan: anak perusahaan bank diatur sampai 30% dari sempurna aset dalam negeri seluruh bank
  • Jumlah operasi / keluaran layanan, teladan: jumlah sempurna proyek yang diizinkan untuk dijalankan perusahaan yaitu konsisten
  • Jumlah orang yang bisa dipekerjakan, teladan: Tipe 5 orang Indonesia yang diizinkan untuk setiap pendirian perusahaan
  • Tipe badan tata tertib atau usaha patungan yang dibutuhkan, teladan: Di sektor tertentu, keberadaan komersial hanya boleh dalam wujud kantor perwakilan
  • Penyertaan modal asing, teladan: Perusahaan Indonesia hanya bisa memiliki sampai 49% ekuitas di negara asing

PERLAKUAN NASIONAL

Negara mitra FTA berkewajiban untuk memberikan perlakuan yang tak kalah menguntungkan kepada penyedia jasa dari luar negeri dibandingkan dengan penyedia jasa dari dalam negeri.

REGULASI DALAM NEGERI

Negara mitra FTA berkewajiban untuk memastikan bahwa tindakan biasa yang mempengaruhi perdagangan jasa dijalankan dengan cara yang wajar, obyektif dan tak memihak.

Disiplin tata tertib dalam negeri berlaku untuk prasyarat dan prosedur kualifikasi, standar teknis dan prasyarat perizinan. Langkah-langkah ini mesti didasarkan pada kriteria objektif dan transparan, tak boleh terlalu membebani dan tak mengendalikan perdagangan jasa.

Di bawah ini yaitu negara yang telah memiliki FTA dengan Indonesia dan perjanjian yang telah berlaku diantara Indonesia dengan negara tersebut.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.